新闻是有分量的

Indra Bekti:“Semoga anak saya bisa diterima di sisi Allah SWT”

2017年2月1日下午2点27分发布
2017年2月1日下午2:27更新

Indra menggendong jenazah Kenward Athar Bekti ke pemakaman,Rabu,1 Februari。 Ken Dimakamkan di TPU Kamboja,Radio Dalam,Jakarta Selatan。 Foto oleh Rappler.com。

Indra menggendong jenazah Kenward Athar Bekti ke pemakaman,Rabu,1 Februari。 Ken Dimakamkan di TPU Kamboja,Radio Dalam,Jakarta Selatan。 Foto oleh Rappler.com。

雅加达,印度尼西亚 - Meski merasa sangat sedih namun Indra Bekti terlihat tegar dan sabar saat harus memakamkan almarhum anak ketiganya,Kenward Athar Bekti,Rabu,1 Februari。

Ken meninggal dunia di Brawijaya妇女儿童医院,Selasa,31 Januari pukul 23.43,hanya berselang 23 menit setelah dilahirkan。

(BACA JUGA: )

Indra sendiri yang memakamkan jenazah Ken di TPU Kamboja,Radio Dalam,Jakarta Selatan。 Dengan tegar,ia menggendong jenazah putranya sampai ke pemakaman。 Istri Indra,Aldhila Jelita,tak bisa hadir di pemakaman karena kondisi kesehatannya yang belum pulih。

Usai pemakaman,Indra buka suara,bercerita soal kronologi kematian anak ketiganya。 Kata Indra,setelah Dhila pulang dari RS usai diraw​​at pasca operasi ,kondisi Dhila sempat drop dan kembali diraw​​at di RS。

“Jumat(27 Januari),kami bawa lagi ke RS.Ternyata demam panas tingggi lagi,reda lagi,demam lagi.Bakterinya tak kunjung hilang karena dosis obatnya dan dikasih dosis yang aman untuk bayi.Dicek,bayinya sehat,tapi Dhila pendarahan terus。 Akhirnya hari Senin dilihat dokter ada sesuatu yang janggal,“ujar Indra。

“Akhirnya pas hari Selasa kemarin saya ditelepon dokter,katanya sepertinya harus dilahirkan.Ternyata baterinya yang enggak kunjung hilang semakin mengganas karena dari infeksi saluran kemihnya itu sudah menjalar kemana-mana。”

“Akhirnya bikin Dhila panas demam tinggi,terus bayinya nyundul-nyundul terus karena sudah diikat dan dijahit,masih bertahan,kan,bayinya.Tapi enggak baik juga untuk bayinya karena air ketubannya menguap,si bayinya minum air ketuban。”

Yang terberat yang dirasakan oleh Indra adalah ketika ia dihadapkan pada pilihan untuk menyelamatkan sang jabang bayi atau istrinya。 “Saya cukup shock.Saya telepon dulu ngobrol sama Mami.Sama Dhila sebenarnya dia enggak mau ini terjadi tapi aku support.Aku bilang harus kuat ikhlas.'Demi kebaikan Bunda sendiri biar Bunda selamat'。”

“Jam 23.00 akhirnya dilahirkan,digunting,ikatannya dilepas terus diinduksi supaya mulas.Tiga puluh menit kemudian lahir tapi masih di dalam selaputnya itu,tapi kecil banget beratnya masih sekitar 600-680克,tapi plasenta keluar juga semuanya,皮划艇lahiran正常。”

“Dikasih bantu oksigen,bayinya dan dia kecil banget.Dhila udah nangis banget,ternyata Allah menentukan lain.Lahir sekitar pukul 23.20,meninggalnya 23.43。”

Kata Indra lagi,saat melahirkan,usia kandungan Dhila baru menginjak 22 minggu atau sekitar 5 bulan。 “Jadi menurut Quran itu idealnya bayi itu lahir enam bulan.Tapi ya,ada kata dokter kalaupun nangis bayinya tadi,ada kemungkinan bisa hidup.Tapi ternyata saya sepertinya belum dipercaya sama Allah dapat anak laki-laki。”

Kini yang terpenting menurut Indra adalah untuk membantu pemulihan kesehatan Dhila yang masih harus diraw​​at hingga bakteri benar-benar hilang dari tubuhnya。 Karena itulah,Dhila tak bisa ikut memakamkan anaknya。

Dimakamkan dekat keluarga

Indra bersyukur,jenazah Ken bisa dimakamkan dekat dengan makam keluarganya。 Kedua orang tua Indra pun dimakamkan di TPU Kamboja。 “Pengin aja nanti Kenward ketemu Eyang Kakung sama Putrinya.Aku tadi nangis bahagia,pas saudara aku, tuh ,bisa'lihat'(memiliki indra keenam),katanya ada Papa,Mama terus Kenward dipeluk dan ngucapin terimakasih udah dikasih cucu untuk nemenin mereka。 “

Nama yang diberikan Indra pada anak ketiganya memang sangat indah。 Kata Indra,itu adalah pemberian Dhila。 Kenward artinya anak laki-laki pemberani,berasal dari nama Spanyol dan Yunani。

基尼英德拉双关节behanya bahagia di alam baka。 “Mohon doanya semoga anak saya bisa diterima di sisi Alla SWT.Doain orang tuanya juga bisa jadi orang tua yang baik buat anak-anaknya dan diberikan ketabahan.Semoga kita dapat yang lebih baik lagi dari Allah。” -Rappler.com