新闻是有分量的

Lakukan ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap media sosial

2017年2月2日下午7:37发布
2017年2月2日下午7:38更新

雅加达,印度尼西亚 - Di masa serba terhubung seperti sekarang,nampaknya malah tidak lazim apabila seseorang tidak memiliki akun media sosial。 Menurut laporan yang dirilis oleh我们是社会和Hootsuite,印度尼西亚adalah negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna互联网tercepat dibandingkan dengan tahun 2016。

Pertumbuhan pengguna internet ini mencapai 51 persen,tiga kali lebih besar dibandingkan pertumbuhan rata-rata global! 印度尼西亚berada di urutan keempat pertumbuhan jumlah pengguna media sosial di dunia,setelah India,Uni Emirat Arab dan Arab Saudi。

Laporan ini juga menyebutkan bahwa kecepatan 固定互联网连接 (koneksi internet melalui sinyal; WiFi)di Indonesia juga sedikit di atas rata-rata global。

Tak heran apabila rata-rata waktu yang dihabiskan orang Indonesia di media sosial per harinya mencapai tiga jam 16 menit。 Pengguna媒体sosial melalui 智能手机 juga tumbuh tak kalah cepat,meningkat hingga 39 persen sejak bulan Januari 2016,ketiga terbesar di dunia。

数据数据di atas mungkin merefleksikan kebiasaanmu maupun orang-orang di sekitarmu。 Nyaris tak ada hari yang terlewati tanpa mengakses(kalau tidak mengunggah)媒体sosial。 Di mana saja dan kapan saja,kita bisa berbagi momen di dunia maya。

Namun,sadarkah kamu kalau semakin banyak waktu yang kamu habiskan berselancar di media sosial,rasanya semakin tidak terhubung dengan kehidupan nyata? Orang tua saya pernah bilang,kalau media sosial itu“mendekatkan yang jauh,dan menjauhkan yang dekat”。

Buruknya lagi,kamu bisa merasa minder akan dirimu sendiri atau merasa tertinggal dari teman-teman。 Saya sendiri pernah merasa demikian beberapa tahun yang lalu。 Karena sering kepo maupun berada 24/7 di Instagram atau Path,saya merasa kehidupan saya membosankan dibandingkan teman-teman lain di media sosial。 Saya pun merasa rendah diri,namun perlahan perasaan itu berkurang ketika saya memutuskan untuk mengurangi intensitas membuka media sosial。

Berikut beberapa提示杨bisa kamu coba terapkan ketika merasa sudah penat bermedia sosial。

Kurangi intensitas“beredar”di media sosial

Apakah kamu suka kepoin orang lain di media sosial? Baik dari temannya teman,atau pacar baru sepupumu lalu hasil kepo- mu menjadi bahan gosip baru? Coba pikirkan apabila kamu berada di posisi mereka。 Tidak ada yang melarang untuk bersenang-senang atau menampilkan kehidupanmu di internet, kok Namun ,jangan sampai oversharing, karena tidak semua hal yang kamu lakukan harus diunggah dan menjadi konsumsi publik。 Mulailah mengurangi intensitas mengunggah maupun berselancar di media sosial。 Baca提示menggunakan媒体sosial dengan bijak sini。

Kumpulkan ponsel di tengah meja

Perhatikan teman-teman atau keluargamu ketika berkumpul。 Apakah mereka lebih senang chat Whatsapp maupun melakukan hal lainnya dengan ponsel mereka? Kalau iya,untuk apa berkumpul bersama di satu tempat namun tidak bercengkerama satu sama lain?

Nah,kamu bisa coba kemukakan hal ini kepada mereka dengan santai,agar mereka tidak tersinggung。 Sebagai awalan,buatlah aturan menaruh ponsel di tengah meja selama satu atau dua jam,misalnya。

“Puasa”媒体报道

Apakah kamu lebih sering uring-uringan daripada bersenang-senang ketika melihat linimasa Path maupun 主页脸书kamu? Atau pengeluaranmu meningkat setelah mengikuti akun selebgram maupun online shop yang menjual makeup impor? Apapun alasannya,saatnya untuk“puasa”媒体sosial! Berikan batasan waktu untuk dirimu sendiri:mulai dari satu hari,selama akhir pekan,hingga satu minggu。

删除帐户

Lakukan ini kalau kamu sudah merasa benar-benar yakin dengan pilihanmu。 Jika kamu merasa tidak menemukan kesenangan lagi,sudah bosan atau ingin melindungi privasi,silakan membuang akunmu。 Namun,apabila kamu merasa membutuhkan kontak teman lama,mintalah kepada yang bersangkutan sebelumnya。

Nikmati momen

Seperti yang dikatakan oleh orang tua saya di atas,asyik bermain di media sosial bisa membuat kita berjarak dengan orang di sekitar kita。 Mungkin kita merasa dapat mengabadikan momen dalam照片maupun视频。 Namun,setelah kamu memotret maupun merekam video secukupnya,ada kalanya kita harus menyingkirkan ponsel sejenak。

Nikmati momen berharga bersama orang-orang terdekat mulai dari pernikahan sahabat,syukuran kelahiran keponakan,hingga konser musik。 Nah,khusus konser musik,poin bonusnya adalah kamu tidak mengangkat ponselmu untuk merekam dan mengganggu penonton di sekitarmu!

-Rappler.com