新闻是有分量的

Bagaimana berpartisipasi untuk wujudkan negara bahagia?

2017年3月20日下午2:55发布
更新时间:2017年3月21日上午8:27

印度尼西亚雅加达 - Seratusan orang berjoged bersama,bernyanyi,dan meneriakkan“Happy Day”。 Minggu pagi 19 Maret 2017,perayaan International Happiness Day 2017 dilaksanakan yang jatuh pada tanggal 20 Maret setiap tahun,dirayakan sehari lebih awal。 Perayaan berlangsung di arena Car Free Day,atau hari tanpa mobil yang berlangsung setiap Minggu pagi sampai tengah hari di kawasan Jalan Thamrin-Sudirman,Jakarta。 Peserta mengenakan kaus warna-warni yang menggambarkan keberagaman,dan luapan perasaaan bahagia。

“Selain membahagiakan diri sendiri dan keluarga,jangan lupa berbagi kebahagiaan dengan orang lain。 与他人分享你的快乐,“ kata Menteri Perencanaan Pembangunan / Ketua Bappenas Bambang S. Brodjonegoro。 Dia mengajak peserta acara bertajuk:Happy Day,Happy Play,untuk bersama-sama mewujudkan 17 tujuan global pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals)。 SEjak 2015, ,disepakati anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai kelanjutan dari tujuan pembangunan千年(MDGs)。

Acara digelar oleh Yayasan Upaya Indonesia Damai(UID)yang dipimpin Mari Elka Pangestu。 Mantan menteri perdagangan dan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menceritaan,kegiatan yayasan dimulai tahun 2003,dengan nama United In Diversity,kalau disingkat UID juga,sama dengan Upaya Indonesia Damai。 “Saat itu Indonesia sedang dilanda prihatin karena Tragedi Bom Bali 2002 dan krisis finansial dunia yang merembet ke tanah air,”ujar Mari Elka。

Pada tahun 2003,di bulan Desember,digelar berbagai konferensi internasional,kolaborasi pertemuan antara pebisnis,pemerintah dan masyarakat sipil。 Acara di Bali itu berjudul,“为我们共同的未来建立信任”,membangun rasa percaya untuk masa depan bersama。 “UID yakin bahwa melalui pendidikan dan pembangunan berkelanjutan kita bisa mewujudkan masa depan bersama,”kata Mari Elka。

Pada perayaan Hari Bahagia Sedunia (国际幸福日) 2017,UID mempromosikan pencapaian tujuan全球SDGS sebagai upaya meraih kebahagiaan,sebagai individu maupun negara。 Inspirasinya dari filosofi yang dijalankan masyarakat巴厘岛,Tri Hita Karana atau tiga cara meraih kebahagiaan。 Tiga cara itu adalah:(1)harmoni antar sesama manusia,(2)harmoni antara manusia dengan alam,(3)harmoni dengan Sang Pencipta dan ciptaaannya。

BACA:

“Filosofi ini sejalan dengan tujuan SDGs。 Coba diperhatikan,tujuan SDGs 1-10 dari Kemiskinan sampai Keseteraan性别相关的dengan harmoni sesama manusia。 可持续发展目标11-15 sejalan dengan isu ekologis yang menggambarkan pentingnya harmoni antara manusia dengan alam,sedangkan SDGs 16-17,yaitu perdamaian dan kemitraan berkaitan dengan nilai-nilai spiritual,“kata Mari。 Nilai-nilai universal ini juga ditemukan dalam masyarakat beragama lainnya,termasuk Islam。 Tahun ini, untuk menjadi pedoman mencapai negara bahagia。

BACA:

Inayah Wahid yang beberapa tahun ini aktif dalam kegiatan“Positive Movement”,mengajak warga Indonesia untuk memulai gaya hidup yang berkelanjutan。 “Bahagia bisa dimulai dengan berterima kasih kepada sosok yang kalian anggap berperan dalam hidup。 Bisa siapa saja。 Bisa orang yang ada di samping kalian saat ini。 Bahagia itu juga banyak bersyukur dan kolaborasi untuk tujuan baik,“kata Inayah,putri bungsu Presiden ke-4,Abdurachman Wahid。

Berangkat dari SDGs dan konsep tiga cara meraih bahagia,berikut 10 Kunci untuk Hidup Lebih Bahagia,sebuah impian besar( great dream)

Bagaimana? Apalah 10 hal di atas sudah kita lakukan? Kita bisa mulai dari hari ini,Hari Bahagia Sedunia 2017! -Rappler.com